NabungAset
Ditutup 28 September 2026

NabungAset resmi berhenti beroperasi

Sejak 1 Januari 2026, NabungAset membantu ratusan orang menjawab satu pertanyaan sederhana: “Kalau dulu saya rutin nabung saham, hasilnya sekarang berapa?” Layanan ini sekarang kami tutup. Terima kasih sudah mencoba, berbagi, dan memberi masukan.

Apa itu NabungAset? Kalkulator simulasi Dollar Cost Averaging (DCA) untuk saham di Bursa Efek Indonesia. Kamu memilih kode saham, tanggal mulai, dan nominal, lalu NabungAset menghitung hasilnya memakai harga historis asli.

Dalam angka

1 Januari 2026 – 27 September 2026

632
simulasi selesai
310
orang mencoba (92 lewat akun Google, 218 tanpa login)
99
akun terdaftar
127
saham berbeda disimulasikan
62.300
transaksi beli tersimulasi
607 / 25
DCA rutin / sekali beli

Hasil semua simulasi

Seandainya semua simulasi itu uang sungguhan:

Rp 79,2 miliar
total modal yang disimulasikan
Rp 282,2 miliar
nilai akhir portofolio
Rp 9,5 miliar
total dividen diterima
+Rp 212,5 miliar
total untung/rugi (+268,3%)
+4,0%
median return per simulasi
55%
simulasi berakhir untung (332 dari 603)

Total, median, dan simulasi terbaik/terburuk dihitung dari 603 simulasi. 29 simulasi tidak diikutkan: 4 memakai nominal uji coba yang tidak realistis (hingga Rp 1 triliun per bulan), 15 terdampak bug perhitungan dividen di versi lama, dan 10 pada saham yang harganya melonjak tanpa catatan stock split di data kami (ARTO, DSSA, PACK, PANI). Jumlah simulasi dan pengguna di atasnya tetap dihitung dari semua data. 4 simulasi dinilai ulang dengan harga penutupan terakhir, karena versi lama menilai saham yang tidak ditransaksikan atau sedang disuspensi pada hari terakhir sebesar Rp 0 (tampil sebagai −100%). Total untung terangkat oleh beberapa saham yang naik sangat tinggi; median return lebih mewakili simulasi pada umumnya.

Saham paling sering disimulasikan

Jumlah simulasi per saham, dengan median return-nya.

BBCA
Bank Central Asia Tbk.
103 simulasi
-7,4%
BBRI
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
75 simulasi
-4,8%
BMRI
Bank Mandiri (Persero) Tbk.
65 simulasi
+15,2%
ADRO
Alamtri Resources Indonesia Tbk.
37 simulasi
+83,9%
PTBA
Bukit Asam (Persero) Tbk.
18 simulasi
+12,9%
ASII
Astra International Tbk.
17 simulasi
+9,2%
AADI
Adaro Andalan Indonesia Tbk.
16 simulasi
+30,2%
ANTM
ANTAM (Persero) Tbk.
15 simulasi
+98,2%
AALI
Astra Agro Lestari Tbk.
12 simulasi
+5,4%
BUMI
Bumi Resources Tbk.
11 simulasi
+170,9%

Simulasi terbaik & terburuk

Terbaik
BUVA +2.777,2%
DCA rutin sejak 1 Januari 2020, total modal Rp 7,2 juta
Terburuk
WSKT -65,1%
DCA rutin sejak 1 Januari 2020, total modal Rp 36,9 juta

Data di balik layar

989
saham IDX
1.367.472
baris harga harian (3 Januari 2020 – 28 September 2026)
1.505
pengumuman dividen
61
stock split

Terima kasih 🙏

Untuk setiap orang yang pernah iseng menghitung “kalau dulu beli BBCA…”, yang berlangganan, dan yang mengirim masukan: terima kasih sudah jadi bagian dari NabungAset. Tetap konsisten nabung, ya.

Kirim pesan

Punya kesan, pertanyaan, atau sekadar ingin menyapa? Pesanmu akan langsung kami baca.